Jatuh Cinta Pada Otak Oranglain - SAPIOSEXUAL

Kemarin, saya tidak sengaja melihat profil seseorang berikut dengan biodata yang ia tuliskan didalamnya. Dalam isinya ia menuliskan bahwa ia adalah seorang Sapiosexual. Sebenernya saya pernah mendengar perihal ini, tetapi tidak secara mendalam untuk mengetahuinya.  Dan kali ini entah kenapa saya ingin sekali menuliskan mengenai SAPIOSEXUAL


.


Istilah Sapiosexual muncul pertama kali pada tahun 1998, Urban Dictionary mendefinisikan sapiosexual sebagai seseorang yang mengaggap kecerdasan adalah hal yang paling menarik saat menyukai oranglain. Hal yang paling sederhana dari Sapiosexual adalah mencari pasangan yang mampu memberi percakapan yang manarik.

(oke, mengenai dari definisi diatas, rasanya semua orang bisa ya untuk merasa bahwa dirinya adalah Sapiosexual. Siapapun orangnya pasti menyukai percakapan dengan seseorang yang kalau diajak ngobrol bisa nyambung, cerdas dan isi konten percakapannya juga menarik dan rasanya seakan tak habis-habis. Semua orang menyenangi itu kan?)

Seorang psikologi transpersonal, Diana Raab, PHD, mengatakan bahwa otak adalah organ seks yang terpenting. Orang-orang yang merasa dirinya adalah Sapiosexual cenderung didominasi oleh otak mereka, termasuk saat ia sangat menyukai seseorang. Sebab itulah, mereka lebih menyukai wawasan oranglain daripada faktor-faktor lainnya seperti ketampanan, postur tubuh, dan pekerjaan. Seorang Sapiosexual akan menyukai lawan jenis yang cerdas dan sama sekali engga tertarik dengan orang yang mereka anggap bodoh.

(Oh my God! Gue gitu gak ya? Hahha. MIKIR KERAS. Jujur ya, saya kadang-kadang ilfil sama pria yang kalau ngomong gak jelas, Gak cerdas sama sekali, suka ngomong ngelantur dan isi pembicaraanya lebih ke “aib orang lain” daripada hal-hal yang sedang terjadi saat ini. Tapi, saya gak pernah menganggap orang lain bodoh juga sih, sebab emang orang itu terlihat cerdas kalau sedang melakukan aktivitas tertentu. ya kan? Daaaaannnn gue selalu berprinsip, semua orang cerdas dengan cara nya masing-masing!)

Oke lanjut yaa, Jadi pakar lain Bix Werden dalam buku The Sexy Big Book of erotica,  setuju bahwa otak adalah organ terseksi di dalam tubuh. Dan ia juga mengatakan bahwa kecerdasan adalah sesuatu yang seksi. Dan mengejutkannya bahwa seorang pustakawan sering ditampilkan dalam fantasi orang Sapiosexual. Ternyata sebenarnya tidak perlu untuk menjadi seorang pustakawan untuk dinyatakan “seksi” dan cerdas, tetapi karena menurut Bix Werden biasanya seorang pustakawan itu lebih cerdas dan seksi, mereka lebih sering membaca banyak jenis tulisan dan dapat diajak bicara mengenai banyak hal. Pustakawan tersebut antara lain guru, dosen, ilmuwan, dan orang-orang yang terlibat dalam lembaga pembelajaran. Mereka-mereka itulah yang sering menjadi sasaran kaum Sapiosexual.



Sebenernya, orang Sapiosexual masih bisa tertarik pada aroma tubuh, suara dan aspek visual lainnya yang terlihat dan terasa oleh indra mereka. Tetapi, tetap kecerdasan seseorang menjadi nilai utama bagi mereka. Jika ternyata seseorang tersebut tidak secerdas yang mereka bayangkan, maka bisa menurunkan minat pada orang tersebut.

Oke, setelah sampai tulisan ini, apakah kalian sudah merasa seorang sapiosexual?

Seorang Sapiosexual merasa bahwa kecerdasan pada seseorang yang mereka yakin cerdas tersebut berkolerasi dalam mempengaruhi faktor lain, seperti Sperma yang sehat pada pria dan gairah seks yang tinggi. Wanita apiosexual menyukai pria yang cerdas sebab berkorelasi dengan sperma yang sehat dan memilih pasangan yang cerdas berarti memiliki kesempatan besar untuk bereproduksi.

Sementara pria sapioseksual lebih menyukai wanita cerdas, daripada wanita seksi tapi bodoh. Wanita cerdas akan membuat pria selalu penasaran untuk menelusuri pemikiran pemikirannya. Bagi pria Sapiosexual, menghabiskan waktu bersama wanita yang tak bisa mengimbangi percakapan adalah sesuatu yang sangat berat.



Apa kalian sudah merasa Sapiosexual, sebenarnya buruknya menjadi seorang Sapiosexual adalah saat iya jatuh cinta, ia harus benar-benar mendapatkan seseorang yang sepadan pintarnya atau lebih pintar darinya, sebab jika sedikit saja dia mengetahui pasangnnya tidak secerdas yang ia pikirkan, maka ia akan menjauh teratur. Belum lagi, hal yang mengejutkan ialah ketika ia akan melakuka hubungan seksual, cara rangsangan terbaik adalah mereka berdua harus membicarakan hal-hal yang "cerdas" layakanya menyelesaikan suatu persoalan matematika, membicarakan masalah kerunyaman filsafat atau membahas sejarah tertentu yang kemungkinan masih teka-teki hingga sekarang. BHAI. 

Nah, berikut saya tampilkan 10 tanda bahwa anda seorang Sapiosexual : 

1. Kalau orang lain memilih tempat nge-date di mall, kamu lebih memilih untuk pergi ke toko buku atau kafe bersamanya. Enggak ada hal yang lebih romantasi dari ngobrol tentang apa saja dengannya. Dan dia selalu berhasil membuatmu terkesima dengan kepintarannya

2. Kamu paham bahwa cerdas bukan hanya pintar secara text book, tapi juga cerdas secara emosional.

3. Kamu terkesan dengannya bukan karena dia mengumbar segala hal yang dia tahu. Tapi ketika kamu bertanya, dia berhasil bikin kamu enggak habis pikir, betapa cerdasnya dia. Bahkan, untuk ukuranmu yang juga rajin melahap segala bacaan, dia masih jauh lebih tahu darimu tentang dunia.
 
4. Kamu selalu percaya diri ketika berdiskusi dengan orang yang jauh lebih tua. Bahkan jika dia seumuran dengan ayahmu. Tapi, kamu juga bisa berbicara dengan orang yang lebih muda. Karena kamu tahu banyak hal, mulai dari film kartun di TV hingga apa yang terjadi di Henan, Cina, tahun 1942.

5. Kamu selalu tertarik pada orang yang menguasai bahasa asing. Apa lagi kalau dia sangat fasih!

6. Ketika kamu berpacaran dengannya, kalian enggak pernah pergi nonton film bareng. Bukan karena kalian enggak suka film, tapi karena terlalu asik saling bertukar pikiran.

7. Kadang kalian sampai lupa makan ketika sedang berdiskusi. Dan kemudian kamu akan merindukan saat-saat berbicara dengannya.

8. Kamu diam-diam membaca buku atau menonton film yang dia suka. Dan kamu berusaha untuk mengingat-ingat apa yang dikatakannya padamu.

9. Kamu enggak mau mengencani orang yang hanya bisa bertanya "sudah makan, belum?" atau "lagi apa?" Kamu akan mengencani orang yang memberikan atau meminjamkan buku-buku bagus padamu.

10. Kamu juga enggak akan mengencani orang yang enggak bisa membuatmu berpikir tentang apa yang sedang dia bicarakan padamu. Artinya kamu mencari orang lain yang bisa memenuhi kebutuhanmu akan pengetahuan.

Bagaimana? Apa kamu merasa seorang Sapiosexual ?

Tidak ada komentar